AKIBAT KONSLETING LISTRIK, SATU RUMAH WARGA DI DESA BARAT DILALAP SIJAGO MERAH

  • Dec 15, 2024
  • MUHAMMAD BASOFI

Kebakaran melanda rumah milik Ibu Sumiyati, warga Dusun Darungan RT.026 RW.006, Desa Barat, pada Minggu, 15 Desember 2024, pukul 11.00 WIB. Peristiwa tragis ini dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan api cepat menjalar dan menghanguskan sebagian besar rumah.

Menurut saksi mata, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Pak Satono, yang melihat asap tebal mengepul dari bagian dapur rumah Ibu Sumiyati. “Awalnya saya mencium bau hangus, lalu melihat asap dari arah rumah Bu Sumiyati. Saya segera berteriak memanggil warga lain untuk membantu,” ujar Pak Satono.

Kebakaran bermula ketika terjadi korsleting listrik di salah satu peralatan elektronik yang ada di dapur. Api kemudian menyambar barang-barang mudah terbakar di sekitar lokasi, seperti tumpukan kardus dan kain. Dalam waktu singkat, kobaran api meluas ke seluruh rumah. Beruntung, Ibu Sumiyati yang saat kejadian berada di ruang tamu berhasil menyelamatkan diri. Namun, ia mengaku syok karena tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga di dalam rumah. “Saya hanya bisa keluar menyelamatkan diri. Semuanya habis,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Kebakaran terjadi di rumah Ibu Sumiyati yang beralamat di Dusun Darungan RT.026 RW.006, Desa Barat. Kejadian berlangsung pada Minggu siang, tepatnya pukul 11.00 WIB. Lokasi kejadian segera dipadati warga yang berusaha membantu memadamkan api sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

Selain Ibu Sumiyati sebagai pemilik rumah, warga sekitar juga berperan penting dalam upaya awal memadamkan api. Tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Barat tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah mendapat laporan. Petugas bekerja keras untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke rumah-rumah di sekitar. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada peralatan elektronik di dapur. Kepala Desa Barat, Bapak Efendi Yulianto, mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing. “Ini adalah pelajaran bagi kita semua untuk memastikan instalasi listrik aman dan tidak membahayakan,” ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB, tim pemadam kebakaran bersama warga melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru. Sementara itu, pihak desa bersama relawan segera memberikan bantuan darurat berupa makanan dan pakaian untuk Ibu Sumiyati. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Rumah Ibu Sumiyati mengalami kerusakan berat, terutama di bagian dapur dan ruang tengah. Kepala Desa Barat akan membantu proses pengajuan bantuan kepada pemerintah daerah untuk meringankan beban korban. Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya korsleting listrik. Warga Dusun Darungan diminta untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan kondisi listrik yang mencurigakan. Hingga berita ini ditulis, Ibu Sumiyati sementara waktu mengungsi di rumah kerabatnya di desa yang sama.