MAHASISA KKN YUDHARTA BANGUN INSINERATOR DI LUMAJANG, UBAH SAMPAH RESIDU JADI BERNILAI EKONOMI
- Jul 17, 2026
- AZIMMATUZ ZAHRO LAILY
Lumajang - Mahasiswa KKN Universitas Yudharta Pasuruan Kelompok Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang membangun insinerator sebagai solusi pengolahan residu sampah yang tidak dapat didaur ulang.(14/7/2026)
Program ini bertujuan untuk mengurangi kebiasaan masyarakat membuang dan membakar sampah secara terbuka. Mahasiswa juga memanfaatkan abu hasil pembakaran sebagai campuran paving block yang memiliki nilai ekonomi.
Pembangunan insinerator menjadi bagian dari program SMART (Sampah, Mindfulness, Adaptasi Digital, dan Pemberdayaan Masyarakat). Melalui inovasi ini, mahasiswa menekan volume sampah secara signifikan sekaligus mengolah limbah menjadi bahan yang lebih bermanfaat.
Abu insinerator mengandung mineral seperti silika (SiO₂), kalsium oksida (CaO), dan aluminium oksida (Al₂O₃) yang berpotensi digunakan sebagai campuran material bangunan. Di sisi lain, pembakaran sampah secara terbuka menghasilkan asap dan zat berbahaya yang dapat merusak lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat.
Mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah dan pentingnya pengelolaan residu sampah yang ramah lingkungan. Edukasi ini mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.
Program mahasiswa memulai dengan mengidentifikasi permasalahan sampah di Desa Barat, kemudian merancang dan membangun insinerator bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Setelah pembangunan selesai, siswa melakukan uji coba alat untuk mengolah sisa sampah serta memanfaatkan abu hasil pembakaran sebagai campuran paving block.
Program ini menjadi upaya nyata mahasiswa KKN Universitas Yudharta Pasuruan dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di Desa Barat.