Dorong Kelompok Tani yang Berdikari, MMD 54 Inisiasi Kegiatan Pengomposan bersama Kelompok Tani Indah Jaya Desa Barat
- Aug 03, 2025
- MUHAMMAD BASOFI
Rumah Kelompok Tani, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.
Sabtu, 26 Juli 2025.
Kelompok MMD 54 Universitas Brawijaya menggelar kegiatan
sosialisasi dan praktek pengomposan di Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten
Lumajang, Jawa Timur pada (26/7/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh kelompok tani Indah
Jaya Desa Barat dan mendapatkan respon positif serta dukungan untuk menjadikan produk
hasil pengomposan lebih berguna dan bernilai jual.
Sebagai upaya mewujudkan SDGS No. 12 “Konsumsi dan Produksi
yang Bertanggung Jawab”, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat
mengenai pentingnya mengelola sampah dengan baik dan memberikan nilai tambah pada
pengelolaan sampah tersebut. Para mahasiswa mengawali kegiatan ini dengan sosialisasi
pada (12/7/2025) di kediaman Pak Sanubari selaku ketua kelompok tani Indah Jaya Desa
Barat. Sosialisasi yang disampaikan adalah mengenai darurat pengelolaan sampah di Desa
Barat, dimana masyarakat tersebut masih sering membuang sampah ke sungai, membakar
sampah, dan membuang sampah sembarangan. Selain itu, mahasiswa memberikan alternatif
solusi dari pengelolaan sampah melalui pengomposan. Alyandra Muhammad Deriel selaku
penanggung jawab kegiatan memandu kegiatan sosialisasi bersama dengan dua mahasiswa
anggota kelompok 54 dari Fakultas Pertanian, yaitu M. Arif Firmansyah dan Hanaya Rahel
Naulina Pasaribu.
Mahasiswa MMD UB kelompok 54 melihat permasalahan
sampah yang ada di Desa Barat menjadi kekhawatiran yang perlu segera ditangani. Pasalnya,
pembuangan sampah ke sungai dan membakar sampah menjadi hal yang lumrah dilakukan
oleh masyarakat Desa Barat. “kami melihat masyarakat Desa Barat seringkali melakukan
pembakaran sampah dan bahkan membuang sampah ke sungai, padahal sungai tersebut masih
digunakan sebagai aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mencuci pakaian. Kami berharap
dengan adanya sosialisasi dan praktek ini mampu menyadarkan masyarakat mengenai
pengelolaan sampah yang lebih bijak dan memiliki nilai tambah sebagai nilai produksi
pertanian.” Ujar Deriel.
Kegiatan sosialisasi dan praktek pengomposan yang diinisiasi oleh kelompok 54
MMD UB ini didorong dan mendapat dukungan penuh oleh Pak Yusron Sugiarto, STP., MP.
MSc., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing Lapangan para mahasiswa di Desa Barat. Beliau melihat potensi pertanian yang ada di Desa Barat dapat dimaksimalkan melalui pemanfaatan
Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk pengomposan.
Selain itu, sosialisasi dan pemaparan mengenai teknik
pengomposan yang disampaikan oleh para mahasiswa mengundang diskusi interaktif dengan
peserta yang dihadiri oleh anggota kelompok tani Indah Jaya. Para anggota sangat tertarik
dan mengharapkan adanya bimbingan langsung bagaimana cara membuat kompos tersebut,
sehingga ditetapkanlah agenda praktek pengomposan pada (26/7/2025). Antusiasme peserta
sangat baik dalam mengikuti praktek tersebut. Bahkan, peserta datang membawa alat dan
bahannya sendiri serta datang sebelum waktu kegiatan.
Saat ini proses keberhasilan dari praktek pengomposan sedang
dimonitoring dan evaluasi secara berkala baik dari para anggota maupun mahasiswa.
Keduanya berharap kegiatan pengomposan dapat menjadi awal yang baik untuk mencegah
pembuangan sampah sembarangan dan dapat menjadi produk bermanfaat yang bisa
diperjualbelikan oleh kelompok tani Indah Jaya.