Patroli Tim Khusus Polres Lumajang Sambangi Desa Barat Antisipasi Curanmor Dan Tindak Kejahatan Lainnya
- Aug 14, 2025
- MUHAMMAD BASOFI
Barat – Menyikapi maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Kabupaten Lumajang dalam beberapa waktu terakhir, Tim Khusus dari Polres Lumajang menggelar kegiatan patroli keliling hingga ke pelosok desa. Salah satu lokasi yang menjadi tujuan patroli kali ini adalah Desa Barat, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan patroli berlangsung pada Rabu malam Kamis, 13 Agustus 2025, bertempat di Dusun Darungan RT 032 RW 07, Desa Barat. Dalam kesempatan ini hadir jajaran perangkat Desa Barat, Satuan Keamanan Desa (SKD) Barat, serta sebanyak kurang lebih 20 anggota Polisi dari Polres Lumajang yang tergabung dalam Tim Khusus.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengingatkan warga agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap ancaman curanmor yang marak terjadi. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap waspada, tidak lengah, serta mengedepankan langkah pencegahan,” ungkap salah satu perwira Polres Lumajang yang memimpin patroli.
Selama giat berlangsung, petugas berkeliling di area Dusun Darungan sambil melakukan dialog dengan warga. Masyarakat diberikan imbauan agar selalu mengunci ganda kendaraan, memarkir di tempat yang aman, serta memasang alat pengaman tambahan bila perlu. Warga juga diminta segera melapor ke pihak berwajib apabila menemukan gerak-gerik mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kepala Desa Barat menyambut baik langkah yang diambil Polres Lumajang. Ia mengapresiasi patroli keliling ini karena dianggap mampu menumbuhkan rasa aman di tengah kekhawatiran warga. “Aksi curanmor ini bukan hanya merugikan secara materi, tapi juga membuat resah masyarakat. Dengan adanya patroli rutin seperti ini, kami berharap pelaku kriminal bisa berpikir dua kali untuk beraksi di wilayah Desa Barat,” ujarnya.
Selain patroli, kegiatan malam itu juga diisi dengan koordinasi singkat antara perangkat desa, SKD, dan pihak kepolisian. Koordinasi ini membahas pola kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk pembentukan pos ronda dan penguatan jaringan informasi antarwarga.
Masyarakat yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap upaya ini. Mereka menilai kehadiran polisi di tengah desa mampu meningkatkan kewaspadaan kolektif. Warga berharap patroli semacam ini dapat terus berlanjut, tidak hanya saat marak kasus curanmor, tetapi juga sebagai agenda rutin untuk mencegah tindak kriminal lainnya.
Dengan adanya patroli keliling ini, Polres Lumajang berharap angka curanmor di wilayah hukum mereka dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, sinergi antara aparat dan warga diharapkan semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.