Warga Dusun Sumber Sari Gelar Kesenian Ojong dan Reog untuk Meriahkan HUT RI ke-80
- Aug 11, 2025
- MUHAMMAD BASOFI
Dusun Sumber Sari, Desa Barat, akan dipenuhi nuansa meriah pada Rabu, 13 Agustus 2025, ketika warga setempat menggelar acara kesenian Ojong dan Reog dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-80. Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB ini akan berlangsung di RT 057 RW 13 Dusun Sumber Sari, dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.
Acara ini diselenggarakan atas prakarsa warga Dusun Sumber Sari yang ingin menghidupkan kembali semangat gotong royong dan menjaga kelestarian budaya daerah. Kepala Desa Barat, Bapak Efendi Yulianto, bersama Kepala Dusun Sumber Sari, Bapak Mustofa, turut memberikan dukungan moral dan fasilitas demi kelancaran acara. Ketua Panitia, Bapak Sisworo, menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari, melibatkan pemuda karang taruna, tokoh masyarakat, dan para seniman lokal.
Selain menampilkan kesenian Ojong dan Reog yang merupakan warisan budaya khas Jawa Timur, acara ini juga akan menghadirkan penampilan dari peserta luar kota. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya variasi pertunjukan dan memberikan hiburan yang memikat bagi masyarakat. Para peserta dari luar kota ini membawa warna tersendiri dengan gaya dan teknik pertunjukan yang berbeda, namun tetap mengedepankan ciri khas budaya Jawa Timur.
“Tujuan kami bukan hanya untuk memeriahkan peringatan HUT RI, tetapi juga untuk mengenalkan kesenian tradisional kepada generasi muda agar mereka tetap mencintai dan melestarikannya,” ujar Sisworo saat ditemui di lokasi persiapan. Ia menambahkan, seluruh biaya kegiatan berasal dari swadaya masyarakat serta dukungan sejumlah pihak yang peduli terhadap pelestarian budaya.
Persiapan panggung, dekorasi, serta tata suara dilakukan bersama-sama oleh warga setempat. Jalanan di sekitar lokasi acara akan ditutup sementara untuk memberikan ruang yang aman bagi para penampil dan penonton. Panitia juga menyiapkan area khusus bagi pedagang kaki lima agar pengunjung dapat menikmati jajanan tradisional selama pertunjukan berlangsung.
Bapak Efendi Yulianto, Kepala Desa Barat, menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga Dusun Sumber Sari. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. “Semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kunci dalam membangun desa, baik dari sisi sosial, budaya, maupun ekonomi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Sumber Sari, Bapak Mustofa, mengungkapkan bahwa kegiatan kesenian seperti ini juga berdampak positif pada perekonomian warga. Banyaknya pengunjung diharapkan dapat menghidupkan usaha kecil, seperti pedagang makanan dan minuman, penjual cinderamata, hingga penyedia jasa parkir.
Selain sebagai perayaan kemerdekaan, kesenian Ojong dan Reog memiliki nilai filosofi yang mendalam. Ojong dikenal sebagai tarian rakyat yang memadukan gerakan energik dengan iringan musik tradisional, sementara Reog membawa simbol keberanian dan kekuatan melalui topeng singa barong yang megah.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari semua pihak, acara kesenian Ojong dan Reog di Dusun Sumber Sari ini diyakini akan menjadi salah satu agenda peringatan HUT RI ke-80 yang paling berkesan di wilayah Desa Barat. Panitia mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan menikmati suguhan budaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna.