Warga Dusun Sumbersari Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Bersih Desa dan Kesenian Ojong
- Aug 14, 2025
- MUHAMMAD BASOFI
Dusun Sumbersari, Desa Barat – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun 2025, warga Dusun Sumbersari, Desa Barat, menggelar acara Bersih Desa yang dipadukan dengan pertunjukan kesenian tradisional Ojong atau Adu Cambuk Rotan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 13 Agustus 2025, dan menjadi magnet hiburan yang menyedot perhatian masyarakat setempat maupun pendatang dari berbagai daerah.
Acara ini diinisiasi oleh panitia lokal yang diketuai oleh Bapak Sisworo dan didukung penuh oleh pemerintah Desa Barat serta masyarakat Dusun Sumbersari. Peserta Ojong kali ini tidak hanya berasal dari Desa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah luar kota yang sengaja datang untuk memeriahkan kegiatan. Para pemain lokal dan tamu dari luar daerah saling unjuk kemampuan dalam mengolah seni adu cambuk, menjadikannya tontonan yang penuh adrenalin namun tetap terjaga nilai-nilai sportivitas dan budaya.
Selain sebagai wujud rasa syukur dalam tradisi Bersih Desa, kegiatan ini menampilkan Ojong sebagai kesenian utama di siang hari. Ojong adalah permainan tradisional yang menggunakan cambuk rotan sebagai media, diiringi sorak-sorai penonton dan tabuhan musik pengiring. Permainan ini dilakukan oleh dua orang peserta yang saling menguji ketangkasan, keberanian, dan keterampilan memegang cambuk.
Tidak berhenti di siang hari, rangkaian acara berlanjut pada malam harinya dengan penampilan Kesenian Reog Campursari, yang menggabungkan tarian khas Reog dengan irama musik campursari yang akrab di telinga masyarakat Jawa Timur. Pertunjukan ini menambah kemeriahan suasana malam, sekaligus menjadi hiburan gratis bagi warga yang datang berbondong-bondong ke lokasi acara.
Kegiatan ini dilaksanakan Rabu, 13 Agustus 2025, dimulai sejak siang hari hingga malam. Lokasi acara dipusatkan di lapangan terbuka Dusun Sumbersari, Desa Barat, yang telah dipersiapkan panitia dengan panggung, area penonton, serta jalur khusus bagi peserta Ojong.
Tradisi Bersih Desa sendiri merupakan bentuk syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil bumi, kesehatan, dan keselamatan yang telah diberikan selama setahun terakhir. Momentum HUT RI ke-80 menjadi saat yang tepat untuk menggabungkan nilai tradisi dengan semangat kemerdekaan. Ketua Panitia, Bapak Sisworo, menuturkan bahwa acara ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarana melestarikan budaya lokal dan mempererat silaturahmi antarwarga serta tamu dari luar daerah.
Sejak pagi, warga Dusun Sumbersari bersama panitia mulai mempersiapkan lokasi acara. Lapangan dihias dengan bendera merah putih, umbul-umbul, dan spanduk bertuliskan “Bersih Desa & Kesenian Ojong – HUT RI ke-80”. Sekitar pukul 13.00 WIB, pertandingan Ojong dimulai. Sorakan dan tepuk tangan penonton menggema setiap kali peserta berhasil melakukan gerakan yang indah atau menghindari cambukan lawan.
Para pemain dari luar kota membawa variasi teknik yang membuat pertunjukan semakin menarik. Masyarakat terlihat antusias, banyak yang mengabadikan momen melalui ponsel mereka. Sore hari, pertandingan Ojong berakhir dengan suasana gembira tanpa insiden berarti, berkat pengawasan panitia dan pemahaman peserta akan aturan permainan.
Menjelang malam, warga kembali memadati area panggung untuk menyaksikan pertunjukan Reog Campursari. Penari Reog dengan topeng besar dan hiasan bulu merak tampil gagah diiringi alunan musik campursari yang mengajak penonton berjoget bersama. Kemeriahan berlangsung hingga larut malam, menutup rangkaian acara dengan kesan yang mendalam bagi seluruh warga dan tamu yang hadir.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Dusun Sumbersari tidak hanya merayakan HUT RI ke-80 dengan semangat kebersamaan, tetapi juga berhasil menjaga dan mempromosikan kekayaan seni tradisi kepada generasi muda.